![]() |
| salah satu pemain Naturalisasi di TIMNAS Indonesia |
Salah satu pemain Naturalisasi di TIMNAS Indonesia
Bangsa kita ini memang terkesan maunya cepet-cepet menyelesaikan masalah tanpa memandang dampak dari tindakan yang di lakukan terhadap moral dan kelanjutan dari masalah tersebut.
Sebut saja masalah naturalisasi dalam persepakbolaan kita. Selama ini mungkin ditelinga kita yang terdengar hanyalah naturalisasi yang dilakukan oleh PSSI terhadap pemain asing yang berlaga di Indonesia. Apakah naturalisasi itu? Naturalisasi adalah Suatu proses, cara atau perbuatan mewarganegarakan seseorang. Adapun syarat-syarat, ketentuan, dan prosedur yang harus dilakuakan apabila seseorang WNA ingin menjadi seseorang Warga Negara Indonesia yang sah dan diakui secara hukum. Tetapi hal tersebut tidak mutlak, ada asas Kepentingan Nasional yang dapat dilakukan pemerintah kepada WNA untuk dijadikan sebagai WNI dengan syarat keturunan darah asli Warga Negara Indonesia yang bertujuan untuk kepentingan Nasional dan tujuan cita-cita Bangsa Indonesia tanpa harus memenuhi prosedur naturalisasi yang telah ditentukan. Seperti halnya naturalisasi terhadap Irfan Bachdim, salah satu pemain Naturalisasi TIMNAS yang memiliki kewarganegaraan ganda Belanda-Indonesia yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia yang bertujuan agar dapat memperkuat TIMNAS Indonesia dan memajukan sepak bola dalam negeri. Pemerintah Indonesia menyatakan keinginannya untuk menaturalisasi pemain-pemain Belanda keturunan Indonesia agar dapat memperkuat timnas dan memajukan sepak bola dalam negeri. Hal ini membuat kemudahan bagi para pemain sepakbola yang memiliki keturunan Belanda-Indonesia untuk menjadi WNI serta memuluskan jalan pemain-pemain keturunan tersebut untuk langsung dinaturalisasi tanpa harus memenuhi persyaratan masa tinggal.
Tapi jika sistem naturalisasi adalah sebagai salah satu kerja keras mungkin kita selanjutnya akan melihat seperti apa buruknya dari dampak tersebut yang akan terjadi di kemudian hari. Pertama masalah moral. Kedua masalah pembibitan yang terhenti karena negara kita sepertinya hanya akan kena candunya sementara potensi-potensi dari 200 juta jiwa penduduk kita dibiarkan tanpa ada tindakan nyata. Ketiga rasa percaya diri yang dimana sangat jelas sekali bahwa negara kita belum yakin sepenuhnya kepada kekuatan sendiri. Nampak jelas negara atau orang-orang atas lebih percaya kepada segala sesuatu yang berbau luar negeri. sekalipun di indonesia terdapat sepuluh orang ronaldo, belum tentu negara kita menemukan dimana orang yang bertalenta seperti itu berada, karena yaitu tadi negara kita itu tak mau repot-repot mencari ronaldo yang tersembunyi yang mungkin adanya di pegunungan atau di lembah-lembah.
Proses Naturalisasi ini terutama terhadap pemain TIMNAS Indonesia merupakan sikap putus asa dan kegagalan dalam program pembinaan atau regenerasi pemain asli Indonesia. Hal ini juga menunjukkan kegagalan sistem kompetisi sepakbola tanah air yang kurang bisa menciptakan pemain berbakat. Selain adanya Naturalisasi dianggap sama halnya jalan pintas untuk mencari prestasi, namun mengesampingkan proses pemajuan sepakbola.













